Mark Hughes mengambil positif setelah Stoke City menelan kekelahan melawan Liverpool di leg pertama

06 Jan, 2016

Mark Hughes mengatakan Stoke City masih memiliki kesempatan di semifinal Piala Satu Modal setelah menelan kekalahan di leg pertama dengan skor 1 – 0 melawan Liverpool.

Liverpool ketika harus kehilangan playmaker mereka, Philippe Coutinho, akibat cedera di menit ke-18. Ia lantas digantikan winger muda Inggris, Jordon Ibe.

Namun siapa sangka jika cedera itu seakan jadi tuah, karena Ibe lantas membawa The Reds meraih keunggulan 1-0 di menit ke-37. Pemain berusia 20 tahun itu sukses memaksimalkan umpan manis Allen, yang sebelumnya berusaha melakukan kontak dengan Adam Lallana.
Tapi Stoke tidak bisa mengambil keuntungan dan sekarang harus membatalkan defisit satu gol dan ketika mereka pergi ke Anfield pada tanggal 27 Januari mendatang untuk pertandungan leg kedua.

“Di babak pertama kami menemukan itu sulit untuk memainkan permainan kami,” kata Hughes. “Kedua setengah mereka memiliki keuntungan dari tujuan, sehingga mereka bisa bermain di serangan balik, membuat orang di belakang bola dan membuat sulit bagi kami.

Di babak kedua tertinggal satu gol, Stoke tampil dengan lebih menekan dan menguasai permainan atas Liverpool. Tim asuhan Jurgen Klopp pun dibuat bermain lebih defensif.

Peluang emas kemudian lahir dari kaki Aranutovic yang lepas dari kawalan Dejan Lovren dan Klo Toure di menit ke-52. Sayang, tembakannya memanfaatkan sodoran Jonathan Walters dari sisi kiri penyerangan, masih tipis melesat di samping jala Simon Mignolet.

“Itu selalu akan menjadi pertandingan sulit bagi kami melawan Liverpool, tetapi bisa berbalik dengan sangat cepat,” kata Hughes. “Kami memiliki kesempatan kedepannya.

“Leg pertama telah datang pada waktu yang sangat sibuk dan mungkin sedikit tepi telah jauh dari kami hari ini, tapi kami akan baik-baik untuk leg kedua dan berharap untuk itu.

“Jika kita memiliki lebih berkomitmen dan kebobolan lagi itu akan menjadi sangat sulit, tapi kami terus disiplin kami. Kami tinggal kuat dalam pertahanan dan menyebabkan mereka masalah. Kami membutuhkan bola untuk istirahat bagi kita dan itu tidak cukup terjadi.”

About the author

Related Posts

Leave a reply