Inter Milan Mauro Icardi sukses mencetak gol melawan mantan klubnya

21 Feb, 2016

Mauro Icardi mencetak gol melawan mantan klubnya Inter Milan naik ke posisi keempat di Serie A dengan kemenangan 3-1 melawan Sampdoria di San Siro.

Dua dari gol Inter tercipta lewat sepak pojok yang disambung oleh tendangan Danilo D’Ambrosio dan tandukan Joao Miranda. Gol Mauro Icardi menjadi satu-satunya gol yang tercipta lewat permainan terbuka.

Dibabak pertama, dari sudut lapangan, Marcelo Brozovic melambungkan bola ke kotak penalti, ditanduk oleh Jeison Murillo. Bola memang tidak mengarah ke gawang, tetapi ada D’Ambrosio yang langsung menyepak bola dari jarak dekat. Viviano tak berdaya. Inter unggul di menit 23.

Setelah dibabak kedua pasukan Roberto Mancini berhasil memanfaatkan bola mati. Brozovic kembali melambungkan sepak pojok, ditanduk oleh Felipe Melo, lalu ditutup dengan tandukan Joao Miranda ke gawang Viviano tepat di menit 57.

Frustrasi, Sampdoria coba bermain lepas dan terus menggempur Inter. Malang bagi mereka, ini malah mengakibatkan terciptanya gol ketiga.

Serangan balik dilancarkan oleh Brozovic dalam bentuk operan pada Mauro Icardi. Sang kapten berhasil melewati hadangan Andrea Ranocchia, lalu berlari sendirian ke kotak penalti. Icardi dengan dingin menggelindingkan bola ke sudut gawang Viviano dan mengunci kemenangan Inter. Fabio Quagliarella berhasil mencetak gol di menit 90, tapi itu hanya menjadi hiburan bagi tim tamu.

Dipertandingan lainnya kemenangan dengan skor 3 – 1 derby Hellas Verona atas Chievo tetap hidup harapan samar mereka menghindari degradasi.

Di menit ke-29, sang tuan rumah menerima hadiah penalti, sayang sang kapten kesebelasan, Luca Toni, gagal mengeksekusinya.

Namun top skor Serie A musim lalu itu membayarnya dengan tuntas beberapa detik berselang, setelah menyambar bola tepisan Albano Bizzarri. Verona pun unggul 1-0 dan hasil itu bertahan hingga babak pertama usai.

Di paruh kedua, Chievo memberikan reaksi yang bagus guna mengejar ketertinggalan. Namun melalui skema serangan balik, Verona justru mampu menggandakan kedudukan.

Dan setelah tertinggal dua gol, semangat Chievo untuk mengejar ketertinggalan hadir setelah mereka mendapat hadiah penalti, yang berhasil dieksekusi oleh Sergio Pellisier pada menit 57.

Sayang harapan itu sirna tatkala Arthur Ionita menegaskan keunggulan Il Gialloblu atas The Flying Donkey 3-1, lewat gol-nya di masa injury time.

About the author

Related Posts

Leave a reply