David Moyes menegaskan jika Manchester United memperlakukannya secara tidak adil selama bertugas

03 Aug, 2016

David Moyes menegaskan jika Manchester United memperlakukannya secara tidak adil selama bertugas

David Moyes menegaskan ia diperlakukan secara tidak adil di Manchester United saat ia mulai peran barunya di Sunderland.

Pelatih asal Skotlandia ini dipecat kurang dari satu musim pada kontrak enam tahun setelah Sir Alex Ferguson meninggalkan Old Trafford, United yang telah menyelesaikan kompetisi Liga Inggris periode 2013-14 di posisi ketujuh.

Dia kemudian pindah dan melatih di klub Spanyol Real Sociedad – tapi ia melihat jika United hanya membuat perbaikan yang tidak signifikan di bawah penggantinya Louis van Gaal, selesai di posisi keempat dan kemudian kelima sebelum pelatih asal Belanda ini memberi jalan untuk Jose Mourinho pada musim panas ini.

Moyes menegaskan jika dia adalah orang yang tepat untuk pekerjaan itu setelah Ferguson pergi, setelah ia bisa memimpin Everton ke kompetisi antar benuar Liga Premier Inggris.

“Anda tidak mendapatkan tawaran pekerjaan-pekerjaan yang besar seperti itu – Real Madrid, Barcelona, Manchester United – tanpa alasan,” katanya kepada beberapa surat kabar nasional.

“Saya sudah mengatakan semuanya tentang saya yang diperlakukan tidak adil di sana. Ketika Anda menandatangani kontrak enam tahun dan Anda dipecat pada waktu dalam 10 bulan … yah, saya yakin begitu.

“Aku memang tidak memenangkan cukup banyak pertandingan sepak bola tetapi Anda harus mengerti jika kondisi masih dalam penyesuaian. Dan saya pikir Anda bisa mengatakan mungkin ada hal-hal yang telah hilang dan sejak saat itu apa yang benar-benar terjadi akan menjelaskannya.

“waktu yang telah diberikan untuk saya di Manchester United memberi saya ide yang luar biasa dari apa yang terjadi. Dan saya percaya di mana saya bisa bekerja dan di sanalah aku harus bekerja, dan saya yakin berada pada tingkat tersebut.”

Pengalaman tidak menghentikan dia untuk mempertimbangkan pengalihan transfer pemain untuk mantan  anak asuhnya Marouane Fellaini – yang juga bermain di bawah kepelatihannya saat dia di Everton – dan Adnan Januzaj.

Sunderland belum membuat tambahan pemain untuk skuad tim mereka sejak hampir terdegradasi dari Liga Premier, dengan kepindahan dan cedera pemain yang meninggalkan mereka, mengkhawatirkan pada perolehan angka pemain dengan waktu kurang dari dua minggu sebelum dimulainya musim baru.

About the author

Related Posts

Leave a reply